PANDUAN PROSEDUR DRAUGHT SURVEY UNTUK PERHITUNGAN BOBOT YANG AKURAT

PANDUAN PROSEDUR DRAUGHT SURVEY UNTUK PERHITUNGAN BOBOT YANG AKURAT

PANDUAN PROSEDUR DRAUGHT SURVEY UNTUK PERHITUNGAN BOBOT YANG AKURAT

PANDUAN PROSEDUR DRAUGHT SURVEY UNTUK PERHITUNGAN BOBOT YANG AKURAT

Draught Survey adalah metode penting. Metode ini digunakan untuk menentukan berat kargo curah (bulk cargo). Berat ini dihitung dengan mengukur perpindahan volume air kapal. Pengukuran ini dilakukan sebelum dan sesudah pemuatan atau pembongkaran. Akurasi draught survey sangat krusial. Ia menjadi dasar transaksi jual beli komoditas. Metode ini menjadi standar baku di industri pelayaran.

Juru survei yang melakukan draught survey bertanggung jawab memastikan keadilan bagi penjual dan pembeli. Mereka adalah pihak independen yang menjamin akurasi data. Kesalahan kecil dalam pengukuran bisa berakibat kerugian finansial besar. Bagi para profesional, baik juru survei, petugas pelabuhan, shipper, atau mahasiswa logistik maritim, menguasai prosedur draught survey adalah prasyarat untuk memvalidasi jumlah kargo secara legal, meminimalkan selisih loading/unloading, dan mendukung praktik perdagangan yang transparan. Mari kita telaah empat tahap kunci dalam pelaksanaan draught survey yang akurat.

EMPAT TAHAP KUNCI DALAM PELAKSANAAN DRAUGHT SURVEY

Draught survey bukanlah sekadar membaca angka di lambung kapal. Ia adalah serangkaian perhitungan dan koreksi yang kompleks. Empat tahap berikut harus dilakukan secara berurutan agar dapat diketahui berat kargo sebenarnya:

Tahap Awal: Pembacaan Draft Mark dan Koreksi

Langkah pertama adalah membaca kedalaman air yang dicapai kapal (draft). Pembacaan ini dilakukan pada enam titik (fore, mid, aft di sisi kiri dan kanan). Koreksi harus diterapkan segera.

  • Pembacaan Draft: Catat angka draft mark dengan presisi. Gunakan metode yang menghindari kesalahan paralaks.
  • Koreksi Trim: Hitung koreksi karena perbedaan draft depan dan belakang kapal. Koreksi ini menggunakan tabel hidrostatis kapal.
  • Koreksi List: Hitung koreksi karena kemiringan kapal (list) ke salah satu sisi. Pastikan kapal dalam kondisi relatif tegak.

Tahap Penentuan Volume Perpindahan Air (Displacement)

Nilai draft rata-rata yang telah dikoreksi digunakan untuk mencari nilai displacement. Nilai ini didapatkan dari tabel hidrostatis kapal (Hydrostatic Tables).

  • Tabel Hidrostatis: Gunakan tabel yang dikeluarkan oleh galangan kapal. Tabel ini menyediakan nilai displacement untuk setiap draft.
  • Koreksi Kepadatan Air: Ukur kepadatan air di lokasi survei (Sea Water Density). Gunakan hydrometer yang terkalibrasi. : Nilai displacement harus dikalikan dengan faktor koreksi kepadatan air. Ini menghasilkan displacement di air laut atau sungai.

Tahap Koreksi Bobot Tetap Kapal (Constant)

Nilai displacement yang diperoleh adalah total bobot kapal dan segala isinya. Kita harus mengurangi bobot yang tidak termasuk kargo. Bobot ini dinamakan Lightship Weight dan Deductible Weights.

  • Deductible Weights: Hitung bobot yang harus dikurangi dari total displacement. Ini termasuk bahan bakar, air tawar, dan air ballast.
  • Bobot Tetap (Constant): Nilai constant adalah selisih antara displacement dan total bobot yang diketahui. Nilai ini harus diverifikasi secara cermat. : Nilai Net Displacement atau Actual Weight diperoleh setelah pengurangan. Bobot ini adalah bobot kapal dan kargo saat itu.

Tahap Perhitungan Bobot Kargo (Cargo Weight)

Bobot kargo ditentukan dari selisih dua kali Net Displacement. Satu dilakukan sebelum pemuatan (Initial Survey). Satu lagi dilakukan sesudah pemuatan (Final Survey).

  • Survei Awal: Hitung Net Displacement sebelum kargo dimuat. Nilai ini menjadi titik referensi awal.
  • Survei Akhir: Hitung Net Displacement setelah kargo selesai dimuat. Nilai ini menjadi titik referensi akhir.
  • Bobot Kargo Bersih: Selisih antara Net Displacement Final dan Initial adalah bobot kargo yang sebenarnya di atas kapal.

DRAUGHT SURVEY: VERIFIKASI HUKUM PERDAGANGAN MARITIM

Draught survey memberikan bukti yang diakui secara internasional. Bukti ini penting dalam kasus kekurangan atau kelebihan kargo. Ia adalah alat untuk menyelesaikan sengketa antara shipper dan receiver. Dengan demikian, penguasaan metode ini sangat penting dalam rantai pasok maritim.

PENGEMBANGAN DIRI: KUASAI PERHITUNGAN TONASE DAN KOREKSI TRIM KAPAL ANDA

Menguasai teknik penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Draft Mark Reading and Initial Correction sangatlah esensial.Skill ini diperlukan untuk menjamin akurasi dan kredibilitas laporan survei. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pengembangan di bidang draught survey, perhitungan tonase kapal, dan logistik maritim kargo curah yang relevan dengan kebutuhan karir saat ini, silakan hubungi 082322726115 (AFHAM) atau 085335865443 (AYU).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *